LPAM-SURABAYA.ORG LPAM-SURABAYA.ORG LPAM-SURABAYA.ORG LPAM-SURABAYA.ORG
 
Kembali ke Depan
 
Profile Kami
Agenda
Fasilitas dan Koleksi
Jaringan Kerja
Pendiri dan Pengurus
Penerbit
Peneliti
Reading Room
Links
Artikel

Ide dasar    Tujuan    Usaha-Usaha    Fokus dan kajian

IDE DASAR

Lembaga ini didirikan sebagai respons atas menguatnya tuntutan terhadap tersedianya sumber daya manusia yang berkualitas, dan berbudaya, dan terwujudnya masyarakat yang demokratis, egaliter dan berperadaban. Sumber daya manusia yang berkualitas menjadi prasyarat bagi terwujudnya masyarakat dan bangsa yang maju dan modern, sedangkan masyarakat yang egaliter dan berperadaban adalah refleksi dari nilai kemanusiaan yang universal.
Dalam rangka pembudayaan dan demokratisasi itu agama menjadi penting untuk dipertimbangkan. Dalam konteks ini, agama bisa dan harus dipahami sebagai ajaran normative sekaligus ekspresi cultural dari ajaran agama. Sejauh ini agama dalam kedua pengertian diatas seringkali dijadikan alat politik, agama dijadikan alat legitimasi kekuasaan, dan lembaga atau institusi keagamaan dimobilisasi untuk tujuan politik kekuasaan, agama seringkali menjadi factor konflik dan disintegrasi dalam masyarakat bangsa. Realitas demikian muncul sebagai akibat dari pemahaman yang tidak tepat dan tidak jujur terhadap agama. Padahal agama semestinyamenjadi factor yang menciptakan harmoni sosial dan politik dalam masyarakat.

Visi terakhir ini mengimplikasikan bahwa agama harus tetap dilibatkan dalam pelbagai dimensi dan dinamika masyarakat, sehingga fungsional dalam memberikan alternatif solusi terhadap persoalan yang berkembang di masyarakat sebagai akibat dari modernisasi. Untuk kepentingan itu diperlukan pemahaman dan penafsiran yang rasional dan proporsional terhadap agama, dengan mengembangkan sikap-sikap terbuka dan toleran terhadap keragaman pemahaman keagamaan. Pendewasaan cara berpikir yang terbuka dan sikap keagamaan yang toleran menjadi suatu keniscayaan dalam rangka lahirnya masyarakat plural yang demokratis.

Selain itu, dan dalam rangka tujuan di atas, adalah penting melakukan pencerahan dan pemberdayaan individu-individu dan penguatan kelembagaan dalam masyarakat. Pencerahan dan pemberdayaan perlu diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran individu terhadap arti penting kebebasan berfikir, penghormatan terhadap hak asasi manusia dan tegaknya prinsip-prinsip kesederajatan dan demokrasi. Sedangkan penguatan lembaga-lembaga sosial keagamaan merupakan keharusan, sebab lembaga merupakan sarana efektif bagi transformasi nilai keagamaan kedalam konteks kehidupan kemasyarakatan. Oleh sebab itu, pembudayaan individu dan penguatan kelembagaan perlu dilakukan secara sinergis dan simultan. Pemberdayaan individu akan berimplikasi pada pemberdayaan masyarakat secara kolektif, sedangkan penguatan kelembagaan diharapkan berimplikasi pada peningkatan kesadaran individu dalam rangka demokratisasi.

Atas dasar pemikiran tersebut, beberapa aktifis yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu keagamaan dan kemasyarakatan dan upaya-upaya mengatasi persoalan-persoalannya, baik dalam level akademis maupun praktis, bergabung mendirikan yayasan dengan nama " LEMBAGA PENGKAJIAN AGAMA DAN MASYARAKAT (lpam) Surabaya pada tanggal 1 Agustus 1999 di Surabaya. Pendirian lembaga ini diresmikan di hadapan Notaris Soehartono.SH ( SK Menkeh RI No. Y.A.7/2/22 tanggal16 Maret 1978 ) dengan akta tanggal 14 September 1999.

 
 
 
Copyrights © 2002 All Rights Reserved lpam-surabaya.org | Development by CommindoIntermedia
Hubungi Kami Guest Book